Pengertian Kualitas atau Quality Menurut Para Ahli

Pengertian Kualitas atau Quality Serta Hal Menarik yang Berkaitan Dengannya

Istilah kualitas atau quality tentu sudah tidak asing lagi, karena penggunaanya hampir setiap hari diterapkan dalam kehidupan. Bahkan, cukup berpengaruh dalam penilaian terhadap suatu produk bisa berupa barang atau jasa. Lalu sebenarnya apa pengertian quality?

Pengertian Kualitas atau Quality Menurut Para Ahli

Quality sendiri saat ini sangat dibutuhkan untuk menentukan kualitas suatu produk barang atau jasa. Mungkin beberapa orang masih belum mengerti terkait definisinya sehingga dapat membuat bingung. Untuk itu Anda perlu memperhatikan beberapa penjelasan berikut ini:

Carol Griffin

Ia mengemukakan bahwa produk terbaik bisa didapat jika menggunakan bahan berkualitas terbaik. Sebelum melakukan proses produk hal tersebut penting untuk diperhatikan, agar masyarakat dapat menerimanya dengan baik dalam jangka waktu lama.

Carol Griffin membuat konsep khusus agar quality dapat tercapai yakni dengan cara menciptakan suatu produk. Namun, harus melakukan riset terlebih dahulu terkait kualitas bahan, teknik pemasaran, pengemasan, menyesuaikan dengan perkembangan zaman dan sebagainya.

Roger (1995:157)

Merupakan kecocokan pengguna, sederhananya yakni barang atau jasa dibuat dalam rangka memenuhi kebutuhan khalayak luas. Selain itu, kepuasan pembeli merupakan poin utama yang perlu diperhatikan untuk membuatnya dapat bertahan meski banyak pesaing.

Kualitas terbaik dapat membuat sebuah produk bertahan, meski dengan adanya banyak penyedia yang memiliki produk serupa. Brand awareness perlu ditumbuhkan sebab merupakan perkara sulit, karena tidak dapat dipaksa,harus dibuktikan dengan kualitas bahan, cara pembuatan dan sebagainya.

Gaspersz (1997)

Kualitas pada sebuah produk baik berupa barang atau jasa dapat menambah daya tariknya sehingga khalayak akan dapat mempercayainya. Saat ini masyarakat lebih selektif, karena banyaknya kasus yang sudah terjadi, misalnya saja penipuan, penggunaan bahan berbahaya dan masih banyak lainnya.

Gaspersz mengemukakan pendapatnya bahwa, quality berkaitan dengan totalitas saat penyusunan suatu produk dengan karakteristik unggul yang berpengaruh pada kemampuan untuk memenuhi kebutuhan tertentu.

Scherkenbach

Masyarakat saat ini saat akan memenuhi kebutuhannya bukan hanya memperhatikan terkait harga, namun juga kualitasnya. Bahkan banyak yang rela mengeluarkan biaya besar untuk memenuhi kebutuhan yang diinginkan, misalnya tas branded, sepatu dan masih banyak lainnya.

Quality menurut beliau adalah kualitas sendiri ditentukan oleh pelanggan. Maksudnya adalah produk dibuat untuk memenuhi kebutuhan khalayak, mulai dari bahan, proses pembuatan, atau lainnya menggunakan bahan bermutu tinggi. Tujuannya agar diminati oleh semua orang dan membuatnya bertahan lama di pasaran.

K. Ishikawa

Berpendapat kualitas berarti kepuasan pelanggan. Oleh karena itu, saat memproduksi hal yang sangat penting diperhatikan adalah kualitas bahan dasar (mempengaruhi hasil akhir). Peraturan tersebut tidak hanya berlaku untuk bahan pakai saja, melainkan juga benda seperti sepeda, furniture, atau lainnya.

Kepuasan sendiri bisa dilihat dari bagaimana ekspresi dari pelanggan, bahagia, sedih, atau biasa saja. Hal ini dapat berupa jasa maupun produk, meski begitu sebelum mebangun usaha penting untuk memperhatikan target market, mulai dari letak geografis, usia, gender dan semacamnya.

James Jones

Menurutnya istilah tersebut sering digunakan dalam pemasaran yang berkaitan dengan detail produk mulai dari ukuran, warna dan poin lainnya. Selain itu istilah tersebut adalh ukuran bagaimana produk barang atau jasa bisa laku di pasaran dengan harga bersaing serta banyak diminati.

Quality sendiri diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pelanggan, lebih-lebih kualitasnya bisa melebihi keinginannya. Produk bermutu selain awet, juga terbuat dari bahan kualitas bermutu. Bahkan, saat ini perkembangannya semakin pesat karena kebutuhan khalayak bertambah banyak.

Juran (1989: 16-17)

Secara sederhana beliau menyebutkan bahwa quality adalah kesesuaian untuk digunakan. Hal tersebut mencakup keunggulan suatu produk untuk memenuhi kebutuhan konsumen serta bebas dari kekurangan sekecil apapun.

Pengertian quality sendiri adalah berperan penting untuk mempertahankan suatu produk agar tetap digemari masyarakat. Namun harus memenuhi ketentuan khusus dan sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu juga menyesuaikan dengan permintaan pasar.

Feigenbaum (1991)

Menurutnya kualitas merupakan keseluruhan karakteristik produk baik berupa barang atau jasa yang meliputi engineering, marketing, manufacture, serta maintenance. Penggunaannya sendiri didasarkan pada kebutuhan bisa berdasarkan individu atau kelompok.

Kualitas merupakan hal terpenting yang harus diperhatikan untuk menarik minat para pelanggan. Hal tersebut bisa menentukan sebuah produk dapat bertahan di pasaran atau akan tergerus oleh zaman dan akhirnya gulung tikar. Usaha dapat bertahan jika memiliki quality bermutu tinggi serat menyesuaikan perkembangan zaman.

Evans dan Lindsay

Quality sendiri merupakan kunci keunggulan agar dapat bersaing (Competitive advantage). Yaitu, suatu kemampuan perusahaan agar dapat mencapai keunggulan pasar atau produknya bisa diminati khalayak luas dalam jangka waktu panjang meski sudah berganti masa.

Baca Juga: Pengertian Bisnis Menurut Para Ahli yang Harus Anda Ketahui

Penilaian tersebut diberikan masyarakat untuk produk berupa barang atau jasa yang dikeluarkan oleh sebuah perusahaan, hal tersebut sangat mempengaruhi terkait kelangsungannya. Jika khalayak sudah memberi penilaian buruk, maka kemungkinan terburuk adalah akan gulung tikar.

Philip Kotler (1997)

Perkembangan zaman semakin maju ini tentu dibarengi dengan produk yang menjadi pendukung, misalnya HP, perlengkapan elektronik dan masih banyak lainnya. Oleh karena itu, sebelum dipasarkan harus lolos dari quality control, tujuannya agar hasilnya akhirnya memuaskan.

Kotler berpendapat kualitas merupakan sifat suatu produk atau sebuah pelayanan yang dinyatakan atau tersirat. Poin itu menandakan bahwa sebagai produsen harus dapat menganalisis kebutuhan khalayak, meski mereka tidak secara langsung berbicara mengenai kriteria produk yang diinginkannya.

Kualitas ISO 9000: 2005

Kualitas sendiri merupakan kumpulan dari karakteristik suatu produk yang menunjang agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat agar mendapatkan kepercayaan. Caranya dengan mempertahankan kualitas, yakni memilih bahan atau rancangan dengan mutu tinggi.

Berikut 8 prinsip manajemen kualitas ISO 9000:

  • Pendekatan proses, hal tersebut akan membuat hasil yang Anda inginkan dapat lebih memuaskan, apabila faktor pendukungnya dikelola dengan baik.
  • Pendekatan sistem, caranya yakni dengan mengelola proses dalam suatu sistem agar lebih terstruktur serta lebih efektif dalam mencapai tujuan.
  • Pembuatan keputusan berdasarkan fakta, yakni dibuktikan dengan analisa dan data yang ada sehingga tidak menghakimi sepihak, agar hasilnya lebih maksimal.
  • Menjalin hubungan saling menguntungkan, fungsinya yakni untuk meningkatkan kemampuan pemasok dan organisasi yang bekerjasama agar dapat menciptakan nilai tambah.
  • Keterlibatan sumber daya manusia, semua komponen di dalam suatu perusahaan/ organisasi merupakan inti sehingga harus saling bekerja sama dengan baik.
  • Kepemimpinan organisasi, memiliki peranan inti untuk memelihara kerjasama serta membangun kekeluargaan pada lingkungan internal agar dapat mencapai tujuan dengan baik.
  • Fokus pada target market, lakukan analisis untuk mengetahui di mana tempat yang tepat untuk memasarkan produk agar dapat mencapai tujuan organisasi dengan efektif.

Itulah beberapa pengertian quality menurut para ahli yang harus Anda ketahui, tujuannya untuk menambah informasi baru. Dengan begitu, dapat menentukan bagaimana respon khalayak terhadap produk agar bisa bertahan meski telah berganti masa.

Editor: | November 20, 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *