8 Tips Agar Laptop Aman dari Virus dan Malware

8 Tips Agar Laptop Aman dari Virus dan Malware

Laptop adalah sumber daya yang sangat dibutuhkan oleh pelajar saat ini di era pandemi. COVID-19 telah memaksa semua pelajar untuk melek teknologi karena pembelajaran sudah menggunakan sistem daring.

Namun, Anda harus mematikan laptop Anda harus benar-benar aman untuk diaplikasikan karena banyak virus di luar sana yang bisa melumpuhkan sistem laptop Anda. Mau tahu bagaimana cara agar laptop Anda aman dari virus?

Tips Laptop atau PC Aman Dari Virus

Beberapa orang berpendapat bahwa semua komputer dilengkapi dengan software antivirus, jadi tidak perlu memasang yang lain. Tetapi para peretas menemukan virus baru setiap hari. Anda bahkan mungkin tidak menyadari bahwa laptop Anda terinfeksi virus.

Jika Anda memiliki PC Windows, perlindungan antivirus tambahan adalah suatu keharusan. Mayoritas komputer pribadi dan bisnis menjalankan Windows dan membuat PC ini menjadi target yang menarik bagi para peretas.

Jika Anda pengguna MacBook, sistem operasi Mac Apple lebih kuat dan lebih sulit untuk diretas. Pengguna Mac juga lebih sedikit. Jadi, peretas tidak terlalu sering menargetkan sistem Mac.

Namun, semakin banyak Mac yang dijual Apple, semakin besar kemungkinan peretas akan menargetkan Mac di masa mendatang. Jika Anda ingin aman, gunakanlah software antivirus. Berikut adalah beberapa trik dan tips agar laptop atau PC Anda aman sentosa dari virus yang menjengkelkan.

1. Gunakan Antivirus dan Perlindungan AntiMalware Berkualitas

Ada banyak program antivirus dan antimalware gratis yang tersedia. Namun ingat, “Anda mendapatkan apa yang Anda bayar”. Jadi, pilihlah yang berkualitas. Program antivirus gratis mungkin lebih baik daripada tidak sama sekali. Tetapi program gratis itu kadang jadi mudah diretas. Software tidak memiliki semua yang Anda butuhkan untuk menjaga komputer Anda bebas dari perusak.

Berikut adalah jenis-jenis virus :

  • Malware

Malware adalah gabungan dua kata yang jika diartikann adalah software berbahaya. Malware adalah program apa pun yang dipasang dengan maksud jahat.

  • Virus

Istilah virus yang digunakan untuk merujuk pada malware. Sekarang mendefinisikan program yang mereplikasi diri setelah menghubungkan ke program yang berjalan pada sistem Windows.

  • Spyware

Tanpa sepengetahuan Anda, program software ini melacak pergerakan Anda untuk pihak ketiga. Spyware bisa jadi tidak berbahaya, hanya melacak kunjungan situs web. Tetapi spyware juga bisa invasif dan berbahaya, melacak semua penekanan tombol Anda, termasuk kata sandi!

  • Drive-By

Drive-By adalah unduhan yang terjadi ketika Anda mampir ke situs web yang terinfeksi. Situs web tersebut mengeksploitasi kelemahan browser memungkinkan malware masuk ke komputer Anda.

  • Trojan

Dinamai Trojan karena didasarkan pada kisah perang Troya kuno. Trojan adalah software yang tampaknya tidak berbahaya tetapi sebenarnya cukup berbahaya.

Nah, tipsnya adalah, lakukan riset dan cari software antivirus dan antimalware yang telah ditinjau dengan baik. Pastikan software sering diperbarui secara otomatis sebab para ahli mendaftarkan sebanyak 350.000 virus baru setiap hari.

2. Selalu Perbarui Software Antivirus

Pastikan Anda mengaktifkan pembaruan otomatis untuk software antivirus Anda. Bahkan dengan pembaruan otomatis, periksa pembaruan sendiri beberapa kali seminggu. Virus dan malware lainnya menyebar dengan cepat melalui situs media sosial populer. Anda harus selalu mengikuti perkembangan software antivirus.

Pastikan Anda juga memasang software antivirus untuk pemindaian harian. Jika Anda terkena virus komputer, hubungi pusat perbaikan komputer terkemuka untuk memecahkan masalah komputer Anda.

3. Gunakan Perlindungan Anti-Spyware Berkualitas

Jangan gunakan program anti-spyware gratis. Program ini tidak mampu menjaga sistem Anda dari pengintaian. Terkait spyware, Anda memerlukan perlindungan ancaman realtime.

Program anti-spyware gratis sangat bagus untuk mendeteksi program-program yang memberi ancaman, tapi itu tidak banyak gunanya bagimu. Anda harus mempunyai program yang mendeteksi spyware sebelum ada di komputer Anda.

Langganan anti-spyware yang baik mendeteksi spyware sebelum menginfeksi PC Anda. Spyware juga dapat mengisolasi dan menghapus program spyware yang sudah ada sebelumnya.

Setelah Anda memiliki langganan anti-spyware yang bagus, perbarui setiap tahun. Anda akan mendapatkan pemberitahuan otomatis sebelum kedaluwarsa, jadi jangan sampai lewat!

4. Perbarui Sistem Operasi Anda

Selalu perbarui sistem operasi Anda ya untuk menghindari virus. Sistem operasi adalah sistem utama komputer Anda. Misalnya, Windows 10 adalah sistem operasi. Mac OS X dan Linux adalah sistem operasi terkenal lainnya.

Baca Juga: 8 Brand Laptop Terbaik 2020

Pengembang mengeluarkan perbaikan keamanan secara teratur. Perbaikan ini menjaga sistem operasi Anda tetap aman dan terlindungi. Sebagian besar sistem operasi memiliki pembaruan otomatis. Aktifkan fitur ini dan periksa secara teratur untuk memastikannya berfungsi.

5. Amankan Koneksi WiFi Anda

Koneksi WiFi adalah titik akses ke jaringan dari internet. Jaringan pribadi Anda adalah komputer, printer, dan laptop serta perangkat keras lainnya. Bukan ide yang buruk untuk menyembunyikan nama jaringan Anda.

Peretas yang nakal pastinya masih bisa meretasnya, tetapi tidak dapat dideteksi. Pengguna laptop tidak akan melihat siaran nama jaringan, jadi Anda tidak akan tahu itu ada di sana.

Jadi, pastikan sambungan WiFi Anda harus dilindungi kata sandi. Pastikan Anda menggunakan enkripsi WPA atau WPA2 dan gunakan kata sandi yang kuat.

6. Gunakan Browser yang Diperbarui

Saat Anda memperbarui sistem operasi dan program antivirus, perbarui juga browser Anda. Aktifkan browser Anda untuk memperbarui otomatis dan pastikan browser Anda menggunakan versi terbaru. Banyak virus mengeksploitasi browser untuk mendownload program jahat ke laptop atau komputer Anda. Pembaruan browser menawarkan keamanan untuk menggagalkan program ini.

7. Berhati-hatilah dalam Sharing Dokumen

Ada banyak layanan berbagi file gratis yang tersedia. Kebanyakan dari layanan ini menawarkan software, video, dan musik bajakan.

Banyak orang tergoda untuk mendapatkan program mahal secara gratis. Tapi jangan lakukan itu, ya! Sebab ketika Anda mengunduh video atau musik gratis tersebut, kemungkinan besar Anda akan terkena virus yang serius.

Hal ini juga berlaku untuk file sharing melalui flash drive. Jangan mengambil flash drive portabel dari seseorang kecuali Anda mepercayainya. Waspadalah terhadap hard drive eksternal, CD, dan DVD.

Hati-hati pula dengan aplikasi software “bonus” saat Anda memasang perangkat software. Bahkan softwareyang sah terkadang dilengkapi dengan aplikasi spyware “bonus”.

Kapan pun Anda memasang software, bacalah perjanjian lisensinya. Pastikan Anda tidak memberi perusahaan software akses ke data pribadi Anda.

Jika software dilengkapi dengan program tambahan yang tidak Anda daftarkan, batalkan pilihan program tersebut sebelum menginstal.

8. Hati-hati dengan Email

Waspada dan berhati-hatilah dengan setiap email yang Anda klik. Lampiran email sering kali membawa malware dan virus. Jangan pernah membukanya dari pengirim yang tidak dikenal.

Jika email terlihat seperti spam, hapus tanpa perlu membukanya. Jangan pernah mengklik tautan langsung dari email.

Penipuan phishing semakin canggih. Bahkan ada email yang sepertinya berasal dari bank Anda. Jika Anda menerima email yang meminta Anda untuk mengklik link dan mengatur ulang kata sandi, jangan pernah mengklik link tersebut. Jika Anda mencurigai adanya masalah, hubungi akses situs webnya dari tab browser baru.

Semoga dengan 8 tips agar laptop aman dari virus dan malware yang dijelaskan di atas bisa membantu laptop Anda aman dari kejahatan virus dan malware, ya!

Editor: | Update: Desember 9, 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.